EVALUASI LAHAN TERBANGUN BERDASARKAN POTENSI RAWAN BENCANA BANJIR (Studi Kasus di Kota Semarang, Jawa Tengah)

Dhiaz Putri Desesctasari, Muhammad Asyam Yanuar, Siti Kurniawati, Siti Kurniawati, Bitta Pigawati

Abstract


Eksploitasi besar - besaran pada sumber daya alam dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengalihfungsikan penggunaan lahan hutan menjadi non-hutan. Perubahan terhadap penggunaan lahan yang berlebihan mengakibatkan daya serap tanah tidak dapat bekerja secara maksimal. Hal inilah yang menyebabkan penurunan kualitas lingkungan sehinggamemicu munculnya bencana yang salah satunya adalah banjir. Dalam satu abad terakhir, banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia ditinjau dari frekuensinya tercatat 108 kali atau 33,3% dari seluruh peristiwa bencana penting yaitu 324 kejadian. Fenomena diatas sebagian besar terjadi di kota padat penduduk di Indonesia tak terkecuali Kota Semarang. Kota Semarang tumbuh sebagai kota besar di Provinsi Jawa Tengah dan menjadi tujuan urbanisasi bagi masyarakat desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi rencana lahan terbangun terhadap daerah rawan banjir di Kota Semarang yang diidentifikasi dari beberapa faktor yang mempengaruhinya menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Adapun data yang digunakan yaitu citra Landsat 8, DEM serta data fisik alam Kota Semarang lainnya untuk dilakukan analisis SIG berupa: 1.Klasifikasi terbimbing; 2.Slope; 3.Komposit Citra; 4.Buffer; 5.Weighted Overlay; serta 6.Skoring dan Pembobotan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Semarang memiliki beberapa pelanggaran terkait pembangunan lahan terbangun. Hal tersebut dikarenakan peningkatan terhadap permintaan lahan permukiman seiring dengan bertumbuhnya jumlah penduduk Kota Semarang dan harga lahan yang semakin mahal, mengakibatkan masyarakat berpenghasilan rendah lebih memilih membangun rumah di lokasi dekat tempat bekerja ataupun lahan yang merupakan kawasan lindung dan sempadan.

Keywords


Lahan Terbangun; Rawan Banjir; Kota Semarang

Full Text:

PDF

References


Andretha, J., Lumban, J., Fibriani, C., Studi, P., Sistem, S., Kristen, U., & Wacana, S. (2017). PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN METODE SIMPLE ( Studi Kasus : Kota Surakarta ), 4(2), 127–

Arifin, Y., Kasim, M., Cie, C. S., Karongkong, H. H., Universitas, K., Ratulangi, S., … Naumar, A. (2015). Penentuan Zonasi Daerah Tingkat Kerawanan Banjir Di Kota Gorontalo Propinsi Gorontalo Untuk

Mitigasi Bencana. Sainstek, 7(26), 39–44.

Chernovita, H. P. (2014). Pemetaan Wilayah Risiko Bencana Banjir Kabupaten Kudus Berdasarkan Aspek Ancaman, Kerentanan, dan Kapasitas Berbasis Sistem Informasi Geografis. Program Studi Sistem Informasi FTI-UKSW.

Hamdani, H., Permana, S., & Susetyaningsih, A. (2014). Analisa Daerah Rawan Banjir Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus Pulau Bangka). Jurnal STT-Garut, 12, 1–13.

Hendriana, K. I., Adi, I. G., Yasa, S., Windu, M., Kesiman, A., & Sunarya, I. M. G. (2013). Sistem Informasi Geografis Penentuan Wilayah Rawan Banjir di Kabupaten Buleleng, 2, 608–616. Isa, R. M. (2013). No Title, 1–10.

Mahardy, A. I. (2014). Analisis Dan Pemetaan Daerah Rawan Banjir Di Kota Makassar Berbasis Spatial.

Mukhammad, A., & Pigawati, B. (2015). Kajian Kerentanan di Kawasan Permukiman Rawan Bencana Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Jurnal Teknik PWK, 4(2), 332–344.

Nurrizqi, E. H., & Suyono, S. (2012). Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Perubahan Debit Puncak Banjir Di Sub Das Brantas Hulu. Jurnal Bumi Indonesia, 1(3), 363–371.

RI (Republik Indonesia). (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional pasal 71. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 48. Sekretariat Negara. Jakarta.

Yuliastuti, N., & Fatchurochman, A. (2012). LINGKUNGAN PERMUKIMAN ( Studi Kasus : Kawasan Pendidikan Kelurahan Tembalang ). JUrnal Presipitasi, 9 No.1 Mar, 10–16.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.976

Article Metrics

Abstract view : 57 times
PDF - 75 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License