POTENSI PERIKANAN DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN Studi Kasus di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan

Damaiga Hatari Harmunanto, Arifuddin Akil, Ihsan Ihsan

Abstract


Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menempati posisi pertama untuk produksi perikanan tangkap, dengan hasil produksi 53.612 ton pada tahun 2015. Jumlah produksi ini terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Dengan demikian, sektor perikanan seharusnya dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap sektor perekonomian daerah maupun provinsi. Namun, pemanfaatan hasil produksi perikanan tangkap Kabupaten Bulukumba saat ini belum optimal kerena sarana dan prasarana perikanan yang belum memadai serta minimnya pengetahuan nelayan terhadap hasil tangkapannya, sehingga hasil produksi yang besar tersebut tidak memberikan dampak yang baik terhadap masyarakat setempat khususnya nelayan di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi perikanan tangkap Kabupaten Bulukumba yang dapat dikembangkan. Potensi perikanan tangkap diketahui dengan melakukan analisis Location Quotient (LQ). Selanjutnya, dilakukan perhitungan tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Bulukumba untuk mengetahui peluang pengembangan hasil produksi perikanan tangkap di Kabupaten Bulukumba. Hasil menunjukkan bahwa Kabupaten Bulukumba memiliki potensi yang besar, dapat dilihat dari peningkatan berbagai komoditas setiap tahunnya. Namun, pemanfaatan sumber daya perikanan tersebut harus didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana perikanan yang memadai serta sistem pengelolaan perikanan yang baik agar potensi perikanan dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan sumber daya perikanan secara optimal dapat memberikan kontribusi yang besar baik bagi perekonomian Kabupaten Bulukumba maupun masyarakat khususnya nelayan di Kabupaten Bulukumba.

Keywords


perikanan; perekonomian; ekonomi regional

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulukumba(2016). Kabupaten Bulukumba Dalam Angka. Bulukumba: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulukumba.

Dahuri, R. (2001). Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisirdan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: Pradyna Paramita.

Harmunanto, D. H. (2016). Strategi Peningkatan Perekonomian Kabupaten Bulukumba Melalui Sektor Perikanan. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Kordi. (2015). Pengelolaan Perikanan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Rahardjo, A. (2007). Dasar-dasar Ekonomi Wilayah. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Rahardjo, A. (2007). Indikator Perkembangan Tata Ruang (Konsep dan Aplikasinya). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sjafrizal. (2012). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: Raja Grafindo.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukrino, S. (2007). Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Prenada Media Group.

Zonasi, P. (2015). Laporan Akhir Penyusunan Dokumen Perencanaan Zonasi Wilayah Pesisir Kabupaten Bulukumba. Kabupaten Bulukumba.

Zubair, S. (2012). Analisis Pendapatan Nelayan Pada Unit Alat Tangkap Payang di Desa Pabassang Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Makassar: Universitas Hasanuddin.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.972

Article Metrics

Abstract view : 71 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License