DENSITAS POPULASI DALAM SISTEM GRID SKALA RAGAM

Akhmad Riqqi, Sucia Agustin, Mahliyatin Muzayyana, Dyah Ayu Retnowati, Qoriatun Nafishoh, Febriana Kuscahyadi

Abstract


Penduduk adalah orang yang mendiami suatu tempat di wilayah tertentu. Secara umum, populasi penduduk terus mengalami peningkatan. Informasi yang akurat mengenai penduduk sangat diperlukan untuk berbagai keperluan perencanaan kebijakan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat distribusi populasi penduduk dalam grid. Pada pemodelan distribusi populasi penduduk, bobot pada parameter yang digunakan memiliki peranan penting untuk menentukan besarnya jumlah penduduk di grid tersebut. Oleh sebab itu, perlu dilakukan validasi pembobotan untuk pemodelan distribusi populasi penduduk dalam sistem grid skala ragam. Validasi pembobotan dilakukan untuk mengetahui akurasi dari model distribusi populasi penduduk dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Validasi dilakukan terhadap distribusi populasi penduduk pada resolusi 30” di 105 kecamatan, sedangkan pada resolusi 5” dilakukan di beberapa lokasi, yaitu Jawa Barat, Kota Padang dan sekitarnya, dan beberapa lokasi lainnya. Hasil pengolahan menunjukan bahwa pembobotan menghasilkan kualitas hasil yang berbeda pada wilayah berpenduduk padat (urban) dan berpenduduk jarang (sub-urban). Validasi menunjukan bahwa daerah suburban memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan wilayah urban. Sementara itu, penggunaan bobot pada resolusi
grid yang berbeda menunjukan bahwa bobot lebih baik digunakan pada grid dengan resolusi 30” dibandingkan pada resolusi grid 5”.

Keywords


distribusi; validasi; penduduk; pembobotan

Full Text:

PDF

References


Basuki, A.Y., Riqqi, A., Deliar, A., dan Oktaviani, N. (2014). Tata Kelola Basis Data Geospasial Kelautan Berbasiskan Sistem Grid Skala Ragam (Wilayah Studi: Selat Sunda). Conference on Geospatial

Information Science and Engineering Menuju Pengelolaan Informasi Secara Spasial. Yogyakarta.

Meentemeyer, V. (1989). Geographical Perspectives of Space, Time, and Scale. Landscape Ecology. 3(3-4), 163-173.

Nengsih, S. R. (2014). Pembangunan Model Distribusi Populasi Penduduk Resolusi Tinggi untuk Wilayah Indonesia Menggunakan Sistem Grid Skala Ragam. Tesis. Teknik Geodesi dan Geomatika, Institut Teknologi Bandung.

Riqqi, A. (2008). Pengembangan Pemetaan Geografik Berbasis Pendekatan Skala Ragam untuk Pengelolaan Wilayah Pesisir. Disertasi, Institut Teknologi Bandung.

Riqqi, A., Fitria, A., Prijatna, K., Pratama, R.E., dan Mahmudy, J. (2011). Indonesian Multiscale Grid System for Environtment Data. 10th Annual Asian Conference and Exhibition on Geospatial Information. Technology and Application. Jakarta.

Sahr, K., White, D., & Kimerling, A.J. (2003). Geodesic Discrete Global Grid Systems. Cartography and Geographic Information Science, 30(2), 121-134.

Salvatore, M., Pozzi, F., Ataman, E., Huddleston, B., & Bloise, M. (2005). Mapping Global Urban and Rural Population Distribution. Environtment and Natural Resource Series, No. 24 – FAO, Rome.

Srijanti, Rahman, A., Purwanto. (2009). Pendidikan Kewarganegaaran Perguruan Tinggi: Mengembangkan Etika Berwarga Negara. Salemba Empat. Jakarta.

Wiens, J.A. (1989). Spatial Scaling in Ecology. Functional Ecology 3(4), 385-397.

Yetman, G., Small, C., Whitfield, E.D., & MacManus, K. (2015). Gridded Population of The World Version 4 (GPWv4). Global Urbanization Workshop.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.963

Article Metrics

Abstract view : 36 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License