PENGINDERAAN JAUH DAN SIG UNTUK ANALISIS WILAYAH KESESUAIAN HABITAT MACAN TUTUL JAWA (Panthera pardus melas Cuvier, 1809) Studi Kasus di Provinsi Jawa Barat

Ahmad Nurhuda, Diki Nurul Huda, Mina Senjani

Abstract


Provinsi Jawa Barat secara astronomis terletak di antara 5
o
50' LS - 7
o
50' LS dan 104
o
48' BT- 108
o
48' BT.
Sebagian besar wilayahnya merupakan dataran tinggi yang berupa pegunungan. Pada tahun 2005
pemerintah daerah provinsi Jawa Barat menetapkan satwa Macan Tutul Jawa sebagai hewan endemik asal
Jawa Barat. Namun di sisi lain saat ini kondisi habitat Macan Tutul Jawa semakin terfragmentasi oleh
kegiatan manusia. Habitat Macan Tutul Jawa sebagian besar berada di daerah pegunungan yang mayoritas
merupakan tutupan lahan jenis hutan. Dalam menjaga keseimbangan hewan ini, diperlukan analisis wilayah
kesesuaian habitat Macan Tutul Jawa dengan menggunakan variabel kemiringan lereng, ketinggian, dan
jenis hutan. Proses ini menggunakan pemodelan spasial dan analisis overlay. Hasil analisis menunjukan
bahwa 24 % wilayah di Jawa Barat sangat sesuai sebagai habitat Macan Tutul Jawa.

Keywords


Wilayah Kesesuaian; Habitat Macan Tutul Jawa; Analisis overlay; Pemodelan Spasial

Full Text:

PDF

References


Alikodra, H.S. (2002). Pengelolaan Satwaliar Jilid I. Depdikbud, Ditjen Dikti, PAU Ilmu Hayat, IPB. Bogor. 303p.

[AGI] Association for Geographic Information. (2010). GIS Glossary. DALIS Project Website, George Kaitsa Delaware County Auditor. http://www.dalisproject.org. [20 Mei 2018]

Diamond, J.M. (1975). The Island Dillema: Lessons of Modern Biogeograpgic Studies for the Design of Natural Reserves. Biological Conservation 7:129-146.

Direktorat PPA. (1978). Mamalia di Indonesia. Direktorat PPA, Direktorat Jenderal Kehutanan. Bogor.

Gunawan, H. (2010). Habitat dan penyebaran Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas Cuvier 1809) di Lansekap Terfragmentasi di Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 4 (2), 95-114.

Gunawan, H. (2017). Conflict between humans and leopards (Panthera pardus melas Cuvier, 1809) in Western Java, Indonesia. Biodiversitas, Journal of Biological Diversity, 18(2), 652–658.

https://doi.org/10.13057/biodiv/d180 229. [22 Mei 2018]

Gunawan, H. & Wienanto, R. (2015). Sebaran Ekologis dan Ancaman Kepunahan Lokal Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas Cuvier 1809) di Jawa Bagian Barat. In Seminar Nasional menyambut Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Tahun 2015 dengan tema Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan (pp. 121–128).

Juntti, Thomas M.; Rumble, Mark A. (2006). Arc Habitat Suitability Index Computer Software. Gen. Tech. Rep. RMRS-GTR-180WWW. Ft. Collins, CO: U.S. Department of Agriculture, Forest Service, Rocky

Mountain Research Station. 31p.

MacArthur, R. H., And E. O. Wilson. (1967). The Theory of Island Biogeography. Princeton University Press, Princeton, New Jersey, USA. 203p.

Soehartono, T. dan A. Mardiastuti. (2002). CITES Implementation in Indonesia. Nagao Natural Environment Foundation. Jakarta. 339p.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.959

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License