PENGARUH SUDUT KAMERA UAV TERHADAP KUALITAS FOTO UDARA WILAYAH BENCANA LONGSOR (Studi Kasus: Bentanglahan Vulkanik Transisi Tersier Kuarter)

Ahmad Priyo Sambodo, Adhera Sukmawijaya, Yoesep Budianto

Abstract


Perkembangan wahana UAV di Indonesia memiliki banyak manfaat, salah satunya ada di bidang kebencanaan longsor. Telah banyak pemetaan hingga pemodelan bencana longsor yang memanfaatkan data dari wahana UAV. Namun, hingga saat ini masih banyak ditemukan kekurangan dalam praktiknya. Aspek yang dianggap cukup berpengaruh dalam kasus ini adalah sudut kamera UAV. Penelitian ini dilakukan untuk melihat perbandingan pengaruh sudut kemiringan kamera UAV saat pengambilan gambar area longsor dengan kualitas foto yang dihasilkan. Daerah kajian secara geomorfologis berada di wilayah bentuklahan transisi material periode tersier dengan kuarter sehingga rawan terjadi longsor. Kawasan longsor yang diambil memiliki beberapa karakteristik, yakni beda tinggi sekitar 60 meter, material alterasi breksi, dan tutupan vegetasi yang rapat. Pengolahan hasil foto menggunakan perangkat lunak Agisoft Photo Scan versi 1.3.2 dengan variasi kualitas hasil olah rendah, sedang, dan tinggi. Seluruh variasi kualitas hasil olah dibandingkan berdasarkan pada parameter olah, yaitu effective overlap dan resolusi foto. Secara kualitatif, perbandingan antara hasil foto dengan sudut pengambilan 900 dan 600 terlihat sangat berbeda. Foto longsor yang dihasilkan dengan sudut 900 memiliki jumlah lubang relatif sedikit daripada sudut lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sudut kamera terbaik untuk pembuatan peta dua dimensi daerah longsor adalah sudut 900. Hasil pada sudut pengambilan 900 memiliki keunggulan dibanding dengan sudut lainnya dari segi effective overlap, resolusi foto, dan tingkat kehalusan foto udara yang dihasilkan.

Keywords


Geomorfologi, longsor, unmanned aerial vehicle

Full Text:

PDF

References


Budianto, Yoesep. (2016). Keterdapatan sensitive clay pada lokasi longsorlahan di DAS Bompon, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Skripsi. Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada. Hovhannisyan, T., P. Efendyan, dan M. Vardanyan. (2018). Creation of a digital model of fields with application of DJI Phantom 3 drone and the opportunities of its utilization in agriculture. Annals of Agrarian Science, 16(2), 177-180. Doi: https://doi.org/10.1016/j.aasci.2018.03.006 Ishiguro, Satoshi, Yamano Hiroya, dan Hiroyuki Oguma. (2016). Evaluation of DSMs generated from multitemporal aerial photographs using emerging structure from motion–multi-view stereo technology. Geomorphology, 268, 64-71. Doi: https://doi.org/10.1016/j.geomorph.2016.05.029 Li, Zhongbin, Wenzhong Shi, Soe W. Myint, Ping Lu, dan Qunming Wang. (2016). Semi-automated landslide inventory mapping from bitemporal aerial photographs using change detection and level set method. Remote Sensing of Environment , 175, 215-230. Doi: https://doi.org/10.1016/j.rse.2016.01.003 Meixner, Philipp dan Leberl, Franz. (2010). Vertical-or oblique imagery for semantic building interpretation. Dreiländertagung OVG, DGPF und SGPF. 19. 247-256. Mogili, UM Rao dan Deepak, BBVL. (2018). Review on application of drone systems in precision agriculture. Procedia Computer Science, 133, 502-509. Doi: https://doi.org/10.1016/j.procs.2018.07.063 Niethammer, U, M.R. James, S. Rothmund, J. Travelleti, dan M. Joswig. (2012). UAV-based remote sensing of the Super-Sauzed landslide: Evaluation and result. Enineering Geology, 128, 2-11. Doi: https://doi.org/10.1016/j.enggeo.2011.03.012 Nugraha, Henky, Dhandhun Wacano, Gilang Arya Dipayana, Ahmad Cahyadi, Bachtiar Wahyu Mutaqin, dan Ajeng Larasati. (2015). Geomorphometric characteristic of landslides in the Tinalah Watershed, Menoreh Mountains, Yogyakarta, Indonesia. Procedia Environmental Sciences, 28, 578-586. Doi: https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.07.068 Pacina, Jan dan Popelka, Jan. (2017). Accuracy of digital surface models derived from archival aerial photographs. Case study for the Czech Republic. Geoinformatics FCE CTU, 16(1), 53-62. Doi: 10.14311/gi.16.1.3 Pang, Chun-chiu, Xoni Kwan-ki Ma, Janice Pei-la Lo, Tony Tun-hei Hung, dan Billy Chi-hang Hau. (2018). Vegetation succession on landslides in Hong Kong: Plant regeneration, survivorship and constraint to restoration. Global Ecology and Conservation, In-Press. Doi: https://doi.org/10.1016/j.gecco.2018.e00428 Walter, Thomas R., Jacqueline Salzer, Nick Varley, Carlos Navarro, Raul Arambula-Mendoza, dan Dulce Vargas- Bracamontes. (2018). Localized and distributed erosion triggered by the 2015 Hurricane Patricia investigated by repeated drone surveys and time lapse cameras at Volcan de Colima, Mexico. Geomorphology, 319, 186-198. Doi: https://doi.org/10.1016/j.geomorph.2018.07.020 Wolf, Paul R. dan Dewitt Bon A. (2000). Elements of photogrammetry: With applications in GIS. McGraw-Hill Higher Education.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.957

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License