TEKNIK ORTOREKTIFIKASI CITRA PLEIADES DAERAH KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH MENGGUNAKAN METODE APROKSIMASI

Rahmat Riyadi, Samsu Arif, Muh. Altin Massinai

Abstract


Salah satu permasalahan yang menyebabkan rendahnya efisiensi penggunaan data citra penginderaan jauh ialah penggunaan georeferensi yang beragam baik itu pada data citra maupun data geospasial dan sejenisnya sehingga sering mengakibatkan tumpang tindih interpretasi lahan, ketidakakuratan dan kurang optimal dalam pemanfaatannya. Penggunaan citra resolusi tinggi semakin meningkat dikarenakan dengan tingginya daya guna yang dimiliki untuk perencanaan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk umum untuk mendukung Kebijakan Satu Peta (KSP) atau One Map Policy dan menerapkannya dalam program nawacita dari pemerintah Indonesia dengan tujuan khusus menentukan secara manual titik GCP dan menghasilkan data citra Pleiades Morowali yang ter-ortorektifikasi. Data citra mentah Pleiades, data DEM, data titik-titik Ground Control Point (GCP) daerah Morowali kemudian dikumpulkan untuk melakukan proses ortorektifikasi dalam software PCI Geomatica menggunakan metode aproksimasi, dimana didapatkan hasil input data citra yang telah ter-ortorektifikasi dengan nilai RMSer yaitu 0.99 dan akurasi horizontal sebesar 1.97 Meter yang kemudian dibuatkan layout hasil ortorektifikasi citra Pleiades yang telah memenuhi persyaratan sistem georeferensi yang terintegrasi demi mendukung urgensi kebutuhan Indonesia dalam mencapai target kebijakan KSP ini.

Keywords


citra satelit; penginderaan jauh; koreksi geometrik; ortorektifikasi

Full Text:

PDF

References


Abidin, H. Z. (2004). PENENTUAN POSISI DENGAN GPS DAN APLIKASINYA. Proceedings of the Air and 182 Waste Management Association’s Annual Conference and Exhibition, AWMA. https://doi.org/10.1007/SpringerReference_62200

Dinarsih, D., & Eddy, H. R. (2017). Makalah ilmiah. Buletin Sumber Daya Geologi.https://doi.org/10.1016/j.cca.2017.11.013

Eddy, P. (2014). Sistem Informasi Geografis Konsep-Konsep Dasar (Perspektif Geodesi & Informatika). Sekolah Tinggi Teknologi Garut. https://doi.org/10.1186/1471-2334-6-39

Jensen, J. R. (2004). Introductory Digital Image Processing. Geocarto International. https://doi.org/10.1002/er.1935

Juniati, E. (2014). Mekanisme Penyelenggaraan Citra Satelit Tegak Resolusi Tinggi Sesuai Inpres Nomor 6

Tahun 2012. Jakarta: CGISE2 (2nd Conference on Geospatial Science and Engineering), At Yogyakarta, Indonesia. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/314002317_Mekanisme_Penyelenggaraan_Citra_Satelit_Tegak_Resolusi_Tinggi_Sesuai_Inpres_Nomor_6_Tahun_2012

Melis, C., Reid, M. J., Mioduszewski, A. J., Stauffer, J. R., & Bower, G. C. (2014). A VLBI resolution of the pleiades distance controversy. Science. https://doi.org/10.1126/science.1256101

Noor, D. (2014). Geologi Untuk Perencanaan. Graha Ilmu.

Sofia, G., Bailly, J. S., Chehata, N., Tarolli, P., & Levavasseur, F. (2016). Comparison of Pleiades and LiDAR Digital Elevation Models for Terraces Detection in Farmlands. IEEE Journal of Selected Topics in Applied Earth Observations and Remote Sensing. https://doi.org/10.1109/JSTARS.2016.2516900

Wright, J., Lillesand, T. M., & Kiefer, R. W. (1980). Remote Sensing and Image Interpretation. The Geographical Journal. https://doi.org/10.2307/634969

Carpenter, J., and Snell, J. (2013). Future Trends in Geospatial Information Management : the Five to Ten Year




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.948

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License