PENGAMANAN DATA DAN INFORMASI GEOSPASIAL DENGAN TEKNIK WATERMARK UNTUK MENDUKUNG KEBIJAKAN SATU PETA

Murdaningsih Murdaningsih, Nur Aliyah

Abstract


Penyimpanan dan pengamanan data dan informasi geospasial merupakan cara menempatkan data dan infromasi geospasial pada tempat yang aman agar data tersebut tidak rusak atau hilang dan tidak
disalahgunakan untuk menjamin ketersediaan Informasi Geospasial. Terdapat berbagai metode dalam upaya pengamanan data dan informasi geospasial, salah satunya yaitu dengan pemberian watermark. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pengamanan data dan informasi geospasial. Tipe watermark
yang dipilih adalah watermark yang bersifat invisible untuk menghindari distorsi informasi yang terkandung pada data dan informasi geospasial. Teknik watermarking yang dipilih berbasis domain spasial dibangun
menggunakan teknik LSB (Least Significant Bit). Hasil pengujian terhadap data citra satelit yang telah diberi watermark menunjukkan adanya efektifitas penyisipan. Berdasarkan pengukuran fidelity, Penyisipan watermark tidak menurunkan kualitas data atau validitas media yang tersisip watermark. Hal ini terlihat dari nilai piksel data yang telah disisipi watermark hanya mengalami perubahan 0-1 piksel. watermark yang disisipkan juga tidak dapat terdeteksi secara kasat mata oleh pemakai media sehingga unsur invisibilitya-nya terpenuhi. Dan yang terakhir, data geospasial yang telah disisipi watermark memiliki ketahanan terhadap serangan (robustness). Kesimpulan dari penelitian yaitu pemberian watermark yang bersifat robust dan
invisible sesuai untuk diterapkan pada data dan informasi geospasial dalam format raster.

Keywords


watermark; data dan informasi geospasial; LSB

Full Text:

PDF

References


Cheung, W. N. (2000). Digital image watermarking in spatial and transform domains. In 2000 TENCON Proceedings. Intelligent Systems and Technologies for the New Millennium (Cat. No.00CH37119) (Vol. 2,

pp. 374–378)

Hakim, A.R. (2012). Analisa Perbandingan Watermarking Image Menggunakan Discrete Wavelet Transform. Skripsi Universitas Indonesia. Jakarta

Johnson, N.F, Jajodia, S. (1998). Exploring Steganography: seeing the unseen. IEEC Comp Soc. 31(2): 2634. 10.1109/MC.1998.4655281

Liu, Q., & Liu Yantai, Q. L. D. U. (2013). An Adaptive Blind Watermarking Algorithm for Color Image. TELKOMNIKA Indonesian Journal of Electrical Engineering, 11(1), 302–309

Neyman, S. Lindayanti, Guritman, S. (2012). Teknik Penyembunyian Data Rahasia pada Berkas Gambar Digital Menggunakan Steganografi Least Significant Bit Variable-Size. Jurnal Agri-Informatika, Vol.1

No.1, Halaman 30-36

Neyman, S. N., Pradnyana, I. N. P., & Sitohang, B. (2014). A New Copyright Protection for Vector Map using FFT-based Watermarking. TELKOMNIKA, Vol.12, No.2, June 2014, pp. 367-368

Parashar, P., Singh, R.K. (2014). A Survey: Digital Image Watermarking Techniques. International Journal of Signal Processing, Image Processing and Pattern Recognition. Vol. 7. No. 6. pp. 111-124

Pithiya, P. M., & Desai, H. L. (2013). DCT Based Digital Image Watermarking, De- watermarking & Authentication. International Journal of Latest Trends in Engineering and Technology (IJLTET), 2(3),

–219

Tao, S., Dehe, X., Chengming, L., & Jianguo, S. (2009). Watermarking GIS Data for Digital Map Copyright Protection. In Proceedings of the 24th International Cartographic Conferences (ICC) (pp. 1–9).

Zheng, L., You, F. (2009). A Fragile Digital Watermark Used to Verify the Integrity of Vector Map. International Conference on E-Business and Information System Security. 2009: 1-4




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.945

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License