IDENTIFIKASI LOKASI PRIORITAS KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DI KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Desita Anggraeni, Christian Novia N.H., Dirga Daniel

Abstract


Gugusan pulau-pulau Momparang merupakan bagian Kabupaten Belitung Timur yang memanjang sekitar 80 kilometer dari pantai Kecamatan Manggar dengan prioritas pengembangan di bidang kelautan,perikanan dan pariwisata. Untuk menjaga ekosistem pesisir dan kelautan, pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur berinisiatif mencadangkan lokasi ini sebagai kawasan konservasi perairan. Pembentukan kawasan konservasi perairan ini ditujukan untuk: (1)melindungi habitat kritis terumbu karang, lamun dan mangrove; (2)melindungi habitat penyu dan spesies napoleon; serta (3)mengakomodir kegiatan pemanfaatan tradisional oleh masyarakat. Sesuai PERMEN-KP 30 Tahun 2010 bahwa kawasan konservasi harus dikelola dengan sistem zonasi. Pemerintah daerah telah menyusun rancangan zonasi untuk KKPD Belitung Timur, namun dinilai kurang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan rancangan zonasi yang lebih efektif. Analisis data dilakukan dengan analisis spasial menggunakan Marxan. Marxan adalah perangkat lunak yang membantu pengguna untuk mengambil keputusan, terutama untuk menentukan lokasi-lokasi dengan keanekaragaman hayati tinggi sesuai dengan target pembentukan kawasan konservasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa, dari total area kajian (157.684,11 ha), 32% (51.809,52 ha) terpilih sebagai lokasi dengan prioritas keanekaragaman hayati tinggi, 12,7% (20.000 ha) sedang, dan 7,6% (12.000 ha) rendah. Berdasarkan hasil kajian ini, DKP kabupaten Belitung Timur merekomendasikan lima pulau dalam sebagai zona inti. Kelima pulau tersebut adalah Pulau Pesemut, Memperak, Sembilan, Nangka dan Memperang.
Kata kunci: kawasan konservasi perairan, marxan, Belitung Timur

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.