PEMETAAN KEARIFAN LOKAL BUDAYA SASI DI NEGERI HARUKU DAN NEGERI KAILOLO, PULAU HARUKU, KABUPATEN MALUKU TENGAH

Elisa J. Gaspersz, Halvina G. Saiya

Abstract


Kearifan lokal adalah suatu ketahanan masyarakat lokal untuk mengelola dan melestarikan hasil alamnya dengan berpatokan pada aturan adat. Kepulauan Maluku adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki salah satu kearifan lokal berupa Sasi. Sasi adalah aturan adat yang dibuat untuk pengelolaan dan pengawasan sumberdaya alam. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan area sasi sesuai aturan adat; melihat jenis-jenis sumberdaya alam apa saja yang diatur dalam sasi; dan memastikan batas-batas Negeri Adat secara spasial. Metode yang digunakan adalah survei dan wawancara, dengan analisis data yang dilakukan secara spasial menggunakan metode penginderaan jauh berbasis sistem informasi geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Negeri Haruku dan Negeri Kailolo memiliki jenis-jenis sasi yang berbeda. Negeri Haruku memiliki beberapa jenis sasi yaitu: Sasi Laut dengan area sasi dihitung 200 meter dari pesisir pantai ke arah laut; Sasi Sungai yang mengatur perlindungan dan pemanfaatan area sepanjang sungai, dengan panjang area sungai 2.719,109 meter; Sasi Hutan yang mencakup aturan-aturan pemanfaatan hutan; Sasi Negeri yang mencakup aturan-aturan tata cara hidup bermasyarakat, dengan luas area 1,114 Km2; Sasi Ikan Lompa ( Thrissina baelama ) dengan area mencakup sungai hingga laut dimana ikan Lompa ditemui; dan Sasi Maleo/Burung Gosong Maluku ( Eulipoa wallacei ) dengan luas area habitat bertelur yang dipertahankan adalah sebesar 5.082 m2. Berbeda halnya dengan Sasi Maleo di Kailolo dilakukan dengan sistem lelang, yang mempertahankan area bertelur Tanjung Maleo dengan luas area mencapai 0,072 Km2.

Keywords


Pemetaan, Kearifan Lokal, Sas

Full Text:

PDF

References


Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. (1999).

United Nations Declaration On The Rights Of Indigenous

Peoples . BangkoK: UNDP Regional Centre. Balai Kajian Sejarah Dan Nilai Tradisional Propinsi Maluku dan Maluku Utara. (2004). Pemulihan dan Penataan Kembali Budaya Sasi Di Maluku. Laporan Kegiatan. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Effendi, Z. (1987). Hukum Adat Ambon Lease . PT Pradnya Paramita. Jakarta. Judge, Z., & Nurizka, M. (2008). Peranan Hukum Adat Sasi Laut D alam Melindungi Kelestarian Lingkungan Di Desa Eti Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat . Lex Jurnalica Vol. 6 No.1, Desember, 30-61. Kissiya, E., & Hetharion, B.D.S. (2007). Kajian Tentang Pelaksanaan Sasi Di Negeri Lilibooi, Kecamataan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah . Tanoar, Vol. 5 No. 2 Desember , 1-9. Kissya, E. (1995). Sasi Aman Haru - Ukui . Traditional Management of Sustainable Natural Resources in Haruku .

The Sejati Foundation. Jakarta. Matuankotta, J.K. (2005). Negeri Dalam Bingkai M asyarakat Hukum Adat Di Maluku . SASI Jurnal Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Pattimura Vol.11 No.4 Oktober - Desember . Saiya, H.G., Heij, C.J. (2017). Kearifan Lokal Masyarakat Adat di Maluku untuk Konservasi Burung Gosong Maluku (Eulipoa wallacei). Prosiding Seminar Nasional & CFP I IDRI, ISSN: 2598-7577, 17-25. Undang-Undang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (2009). Penerbit Fokus Media. Wahyudin, Y. (2015). Pengelolaan Berbasis Masyarakat (PBM) . Pelatihan Perencanaan dan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu (ICZPM, Integrated Coastal Zone Planning Management). Cited in https://www.researchgate.net/publication/282661503_Community_Based_Management_CBMPengel olaan_Berbasis_Masyarakat_PBM. [Agustus, 2018] Xiuping, H.H.M., Kissya, E., dan Yanes. (2010). Indigenous Knowledge and Customary Law in Natural Resource Management: Experiences in Yunnan, China and Haruku, Indonesia. Asia Indigenous Peoples Pact (AIPP) Foundation. ISBN 978-616-90611-5-1. Chiang Mai. Thailand.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.933

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License