PENGARUH SISTEM REFERENSI TINGGI DIGITAL ELEVATION MODEL (MED) PADA HASIL ORTOREKTIFIKASI CITRA SATELIT RESOLUSI TINGGI UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN SKALA BESAR

Monica Maharani, Harintaka Harintaka

Abstract


Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai instansi yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai penanggung jawab penyediaan informasi geospasial dasar sesuai dengan UU Informasi Geospasial nomor 4 Tahun 2011 memanfaatkan Citra Setelit Resolusi Tinggi (CSRT) untuk keperluan pembuatan peta skala 1:5.000. Pemanfaatan CSRT untuk pembuatan peta memerlukan pengolahan data yang lebih rumit dan terkontrol jika dibandingkan dengan penggunaan citra satelit resolusi sedang dan rendah, karena memerlukan proses ortorektifikasi. Proses ortorektifikasi melibatkan CSRT, titik kontrol tanah (TKT) dan model elevasi digital (MED). Komponen ortorektifikasi khususnya MED sering kali memiliki sistem referensi tinggi yang berbeda dengan komponen lain. Hal tersebut melatarbelakangi perlunya dilakukan suatu analisis mengenai pengaruh sistem referensi tinggi terhadap hasil ortorektifikasi. Proses analisis dilakukan dengan membandingkan tiga hasil ortorektifikasi CSRT yang diverifikasi oleh independent check point (ICP) hasil pengukuran langsung di lapangan. Hasil ortorektifikasi pertama diperoleh dari data CSRT (sistem ketinggian ellipsoid), TKT (sistem ketinggian ellipsoid) dan MED (sistem ketinggian ellipsoid). Hasil ortorektifikasi kedua diperoleh dari data CSRT (sistem ketinggian ellipsoid), TKT (sistem ketinggian ellipsoid) dan MED (sistem ketinggian EGM2008). Hasil ortorektifikasi ketiga diperoleh dari data CSRT (sistem ketinggian ellipsoid), TKT (sistem ketinggian EGM2008), dan MED (sistem ketinggian EGM2008). Hasil perbandingan menunjukkan bahwa CSRT, MED dan TKT yang berada dalam satu sistem referensi ketinggian, menghasilkan hasil ortorektifikasi citra yang lebih baik dibandingkan dengan MED dan TKT yang tidak dalam satu sistem referensi tinggi.

Keywords


Ortorektifikasi, Citra Satelit Resolusi Tinggi, Sistem Referensi, Geoid, Ellipsoid

Full Text:

PDF

References


Aguilar, M. A., Saldana, M. d. M. dan Aguilar, F. J. (2012). Assessing Geometric Accuracy of the

Orthorectification Process from GeoEye-1 and WorldView-2 Panchromatic Images. International Journal

of Applied Earth Observation and Geoinformation 21, 427–435.

Albertz, J. dan Wolf, B. (2004). Generating True Orthoimages Without A 3D Surface Model. XXth ISPRS

Congress Technical Commission III, 35 Part B3, 693697.

Amato, R., Dardanelli, G., Emmolo, D., Franco, V., Lo, B. M., Midulla, P., Orlando, P. dan Villa, B. (2004).

Digital Orthophotos at A Scale Of 1:5000 From High-Resolution Satellite Images. XXth ISPRS Congress

Technical Commission IV, 35 Part B4, 593-598.

Astrium, 2012, Pleiades User Guide, GEO-Information Services, Eads Company, Centre National D’Etudes

Spatiales.

Ayhan, E., Erden, Ö., Atay, G. dan Tunc, E. (2006). Digital Orthophoto Generation with Aerial Photos and

Satellite Images and Analyzing of Factors which Affect Accuracy. FIG Congress Photogrammetry and

Remote Sensing, 23, 0552-0565.

Badan Informasi Geospasial (BIG). (2015). Citra Satelit Optis Resolusi Sangat Tinggi untuk Kebutuhan

Nasional. Jakarta.

Baltsavias, E., Zhang, L., Holland, D., Srivastava, P. K., Krishna, B. G. dan Srinivasan, T. P. (2006).

Extraction of Geospatial Information from High Spatial Resolution Optical Satellite Sensors . An Article

ISPRS Technical Commission IV Symposium Geospatial Databases for Sustainable Development, 36 Part

Barazzetti, Luigi, Brovelli, Antonia, M., Valentini dan Luana. (2010). LiDAR Digital Building Models for True

Orthophoto Generation. Applied Geomatics, 2, 187-196.

Chmiel, J., Kay, S. dan Spruyt, P. (2004). Orthorectification and Geometric Quality Assessment of Very High

Spatial Resolution Satellite Imagery for Common Agricultural Policy Purposes. XXth ISPRS Congress

Technical Commission IV, 35 Part B4, 1019-1024.

Frianzah, A. (2009). Pembuatan Orthoimage dari Citra ALOS Prism. Skripsi Jurusan Teknik Geodesi dan

Geomatika FT UGM, Yogyakarta.

Giannone, F. 2006. A Rigorous Model for High Resolution Satellite Imagery Orientation. University of Rome.

Harintaka, (2003). Penggunaan Persamaan Kolinier untuk Rektifikasi Citra Satelit SPOT secara Parsial. Teknik

Geodesi UGM, Yogyakarta.

Janssen, L. L. F. dan Huurneman, G. C. 2001. Principles of Remote Sensing, Enschede, International

Institute for Aerospace Survey and Earth Science (ITC).

Julzarika, A. (2010). Perbandingan Teknik Orthorektifikasi Citra Satelit SPOT-5 Wilayah Semarang dengan

Metode DMP dan RPCs. jurnal. LAPAN.

Lillesand, T. M., Kiefer, R. W. dan Chipman, J. W. (2004). Remote Sensing and Image Interpretation, United

States of America, John Wiley & Son, Inc.

Levin, N. 1999. Fundamentals of Remote Sensing, Italy, International Maritime Academy.

Maharani, M. (2016). Kajian Proses Ortorektifikasi Citra Satelit Resolusi Tinggi untuk Pemetaan Skala Besar.

Tesis Pascasarjana Teknik Geomatika Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. 143 hlm.

Mather, P. M. dan Koch, M. (2011). Computer Processing of Remotely Sensed Images - An Introduction,

United Kingdom, John Wiley & Sons, Inc.

Merce. JB., 2015, “Orthorectification of Satellite Images Using External DEMs from IfSAR, Intermap

Technologies Corp.

Moffitt, F.H., Mikhail, E.M. (1980). Photogrammetry 3rd ed. Harper and Row.

PCI Geomatics. (2015). Understanding Adjustment Order Cited in

http://www.pcigeomatics.com/geomaticahelp/concepts/orthoengine_c/rpc_adj_ord_spec [22 Januari

.

RI (Republik Indonesia). (2012). Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Lembaran Negara RI

Tahun 2012, No. 227. Sekretariat Negara. Jakarta.

Reddy, M. A. (2008). Remote Sensing and Geographical Information Systems Hyderabad, BS Publications.

Schowengerdt, R. A. (2007). Remote Sensing: Models and Methods for Image Processing, London, Elsevier

Inc.

USGS. (2015). High Resolution Imagery. Cited in https://lta.cr.usgs.gov/high_res_ortho [25 November

.

Weng, Q. (2011). Advances in Environmental Remote Sensing - Sensors, Algorithms, and Applications, New

York, CRC Press Taylor & Francis Group.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.925

Article Metrics

Abstract view : 43 times
PDF - 49 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License