KAJIAN PERBANDINGAN LUAS HASIL PENGUKURAN BIDANG TANAH DENGAN METODE RTK DAN METODE POLAR MENGGUNAKAN ETS

Endang Endang, Dessy Apriyanti, Bebas Purnawan, Rudie Rachmat Atmawijaya, Yubi Hartland Muharam Akbar

Abstract


Proses pelaksanaan pemetaan dan pengukuran bidang tanah dijelaskan pada Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Pengukuran yang dilaksanakan adalah pengukuran CORS metode RTK dengan menggunakan CORS S t a tio n B a s e BPN Kabupaten Bekasi dan pengukuran terestris dengan alat ETS (Elektronik Total Station) menggunakan metode polar. Jumlah titik yang diukur dengan CORS metode RTK untuk bidang 1 sebanyak 7 titik dan untuk bidang 2 sebanyak 6 titik. Untuk pengukuran dengan cara terestris digunakan metode pengukuran polar yang memakai koordinat titik ikat hasil dari pengukuran CORS metode RTK. Hasil dari pengukuran dengan beberapa metode yang telah dilakukan selanjutnya akan diolah dan dilampirkan sesuai dengan metode yang diterapkan sehingga menjadi sebuah data. Kedua metode tersebut dikaji terhadap kedua bidang tanah yang berbeda. Pengukuran dilakukan pada 2 bidang yang dikaji yaitu bidang 1 dengan kondisi lahan yang terbuka, terdapat 7 titik batas bidang tanah dan bidang 2 dengan kondisi lahan yang sedikit tertutup, terdapat 6 titik batas bidang tanah. Selisih nilai koordinat CORS metode RTK dan koordinat ETS di bawah nilai standar deviasi koordinat. Selisih hitungan luas cara koordinat dari nilai koordinat bidang tanah dengan menggunakan CORS metode RTK dan ETS masih dibawah nilai standar deviasi luasnya dan dibawah nilai ketelitian yang ditetapkan oleh BPN. Berdasarkan hasil pengukuran perbedaan luas yang diukur dengan ETS dan metode RTK sebesar 0,591 m dengan standar deviasinya ±1,370 m, sedangkan dengan RTK ± 0,533 m, standar deviasi yang diperbolehkan dari BPN ± 11,416.

Keywords


Metode RTK, metode polar, ETS, luas, bidang tana

Full Text:

PDF

References


Badan Pertanahan Nasional, 1998. Petunjuk Teknis Peraturan Menteri Negara Agraria/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997 Materi Pengukuran dan Pemetaan Pendaftaran Tanah. Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Dixon, Martin, 1992. Tanah: Both the physical asset and the rights which the owner or others may enjoy in or over it. H.M Arba. Hukum Agaria Indonesia.

Fajriyanto, 2009. Prinsip Utama Pengukuran Jarak Dengan Alat Total Station. Jurnal Pengukuran Dengan Alat Total Station. Mohamadazm, 2012. Jaringan CORS di Indonesia dan dibeberapa Negara Lainnya di Dunia. Jurnal jaringan CORS Indonesia. Ningsih Arintia, 2014. Kajian Pengukuran dan Pemetaan Bidang Tanah Metode DGPS Post Processing Dengan Menggunakan Receiver Trimble GEOXT. Semarang. Tugas Akhir Fakultas Teknik Universitas Dipenogoro. Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 Tahun 1996 Tentang Pengukuran dan Pemetaan untuk Penyelengaraan Pendaftaran Tanah. Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan nasional Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap PMNA / KBPN Nomor 3 Tahun 1997. Tentang Materi Pengukuran dan Pemetaan Pendaftaran Tanah. Ratriwijaya, 2012. Konsep Pengukuran dan Konsep Penentuan Posisi. Bandung. Jurnal Institut Teknologi Bandung. Ruwiastuti, 1988. Pengertian Tanah. H.M Arba. Hukum Agaria Indonesia. Setiady, 2013.Aplikasi GPS RTK untuk Pemetaan Bidang Tanah. Jurnal Hal 12 Online Institut Teknologi Nasional Vol.1 Nomor 1.ISSN 2338-350X. Undang-undang Nomor 12 tahun 1985. Tentang Pajak Bumi dan Bangunan. Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1967. Tentang Dasar Pokok-Pokok Agraria. Wahyono, Budi. 2014. Kerangka Dasar Pemetaan. Modul BPN MKB-5/3 SKS/ MODUL I-IX. Wulanyusti, 2008. CORS dan Pendaftaran Tanah di Indonesia. Jurnal Pendaftaran Tanah. Yuwono, 2011. Pengukuran Bidang Tanah. Jurnal Pengukuran Bidang dengan Global Pos itioning System (GPS).




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.920

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License