KLASIFIKASI DARATAN DAN LAUTAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT ALOS

Dewi Nur Indah Sari, Yastin David Batara, Asadillah Hafid

Abstract


Kawasan pesisir memiliki sumberdaya alam dan jasa lingkungan yang tinggi. Kawasan ini menyediakan sumberdaya alam yang produktif seperti terumbu karang, padang lamun (seagrass), hutan mangrove, perikanan dan kawasan konservasi. Sehingga pengelolaan kawasan pesisir harus dilakukan secara komprehensif dan terpadu. Hal ini sejalan dengan UU No 24 tahun 1992 tentang penataan ruang, bahwa perencanaan tata ruang dilakukan dengan mempertimbangkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan fungsi budidaya dan fungsi lindung, dimensi waktu, teknologi, sosial budaya serta fungsi pertahanan dan keamanan. Kota Surabaya dengan luas wilayah 374,8 Km2 idealnya memerlukan kawasan Hutan di kawasan pesisir sebesar 11.244 m2 (30% dari luas wilayah DAS Kalimas). Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu klasifikasi unsupervised pada daerah daratan dan klasifikasi supervised algoritma LYZENGA pada daerah lautan dengan memanfaatkan citra satelit ALOS. Berdasarkan hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa klasifikasi daratan terbesar dimiliki oleh kelas vegetasi yaitu dengan prosentase 33.781%. Sedangkan untuk area lautan didominasi oleh karang, pasir dan sedimen.
Kata kunci: pesisir, klasifikasi, ALOS

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.