PEMETAAN RISIKO BANJIR UNTUK EVALUASI PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH KALIMANTAN SELATAN

Rosalina Kumalawati, Farida Angriani, Karnanto Hendra Murliawan

Abstract


Banjir terjadi di negara berkembang dan negara maju. Frekuensi banjir selalu meningkat dari tahun ke tahun. Dampak banjir juga semakin besar dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan memetakan risiko banjir untuk evaluasi pengembangan permukiman di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap survei lapangan, serta tahap pengolahan dan analisis. Tahap survei lapangan dilakukan beberapa kegiatan, seperti wawancara terhadap penduduk. Tahap pengolahan dan analisis data mencakup analisis data primer dan sekunder. Analisis data multivariabel digunakan perangkat statistik, Arc View dan Arc GIS untuk pemetaan. Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagian besar daerahnya tidak risiko terhadap banjir (895,33 Km2). Daerah yang tidak risiko dan risiko rendah dapat dijadikan tempat pengungsian apabila terjadi banjir dan sebagai alokasi pengembangan daerah permukiman.
Kata kunci: risiko, banjir, evaluasi, permukiman

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.