PENATAAN PENGUASAAN DAN PEMILIKAN TANAH PULAU-PULAU KECIL

Sutaryono Sutaryono

Abstract


Pengelolaan pulau-pulau kecil di Indonesia yang sentralistik dan ekonomistik tanpa mengakomodasi kepentingan ekologis dan kepentingan-kepentingan daerah, masyarakat lokal berikut ragam budaya dan etnisnya sudah menunjukkan dampaknya. Degradasi lingkungan, konflik penguasaan dan pemilikan tanah, konflik penggunaan dan pemanfaatan ruang atas wilayah pulau-pulau kecil, terusirnya masyarakat dan nelayan lokal serta isu penjualan pulau-pulau kecil adalah realitas yang perlu mendapatkan alternatif penyelesaian. Naskah ini mencoba memberikan alternatif penyelesaian permasalahan pengelolaan pulau-pulau kecil melalui penataan penguasaan dan pemilikan tanah sebagai salah satu strategi dalam menjaga keutuhan NKRI. Content analisys dipilih sebagai metode yang tepat untuk mengkaji kondisi eksisting dan kelembagaan terkait penataan penguasaan dan pemilikan tanah pada pulau-pulau kecil, yang diorientasikan untuk mengukuhkan kedaulatan wilayah NKRI. Sebagai konklusinya dapat dinyatakan bahwa: (a) penataan penguasaan dan pemilikan tanah pada pulau-pulau kecil merupakan prioritas yang harus segera dilakukan; (b) perwujudan tertib penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah dilakukan melalui agenda-agenda kelembagaan, penyusunan dan penguatan regulasi, penyediaan instrumen pengendalian dan implementasi kebijakan pengendalian; (c) pemetaan pulau-pulau kecil berbasis bidang tanah merupakan langkah produktif menjaga keutuhan NKRI.
Kata kunci: penataan, penguasaan tanah, pemilikan tanah, pulau-pulau kecil

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.