KETAHANAN PANGAN PROVINSI JAWA BARAT DALAM MENDUKUNG KEDAULATAN PANGAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Suharto Widjojo

Abstract


Provinsi Jawa Barat terdiri dari 26 Kabupaten/Kota, dengan luas wilayah 15.77,70 km2. Jumlah penduduk Jawa Barat (hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional, 2012), mencapai 46,09 juta jiwa. Perkembangan luas baku lahan sawah diJawa Barat mulai banyak ditinggalkan, padahal dengan pangan negara mampu menancapkanĀ  pengaruh, untuk menguasai dan menghegemoni bangsa-bangsa dan negara negara
lain. Lahan sawah di Jawa Barat banyak dikonversi menjadi penggunaan non sawah seperti permukiman atau lahan usaha. Hal ini sebagai bagian dari tantangan dalam upaya mempertahankan swasembada pangan yang didukung dana APBN. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan Pemerintah Jawa Barat dalam menghadapi kebutuhan pangan di wilayahnya serta daerah lain di Indonesia. Kendala dan peluangnya dalam menghadapi kedaulatan pangan khususnya di Provinsi Jawa Barat. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya sumberdaya manusia yang memadai dan terdesaknya lahan pertanian. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data dan informasi, penelusuran data primer dan sekunder, analisis data dan Focus Group Discussion (FGD) dengan para pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas padi sawah di Jawa Barat tergolong tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional, meskipun lahan sawah cenderung menyusut, serta setidaknya masih ada 4 (empat) wilayah di Jawa Barat terdeteksi rawan pangan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu mengukur kesiapan Jawa Barat dalam mendukung kedaulatan pangan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Kata kunci: kedaulatan pangan; lahan pertanian; konversi lahan; Jawa Barat


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.