ANALISIS JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG (JPO) TRANSJAKARTA SEBAGAI ALTERNATIF PERPADUAN INFRASTRUKTUR DENGAN RUANG TERBUKA HIJAU MELALUI PEMANFAATAN ANALISIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

Lady Hafidaty Rahma Kautsar

Abstract


Dampak perubahan iklim akibat pemanasan global yang parah dan lebih awal, diprediksi diterima kawasan tropis, termasuk Indonesia. DKI Jakarta diperkirakan mencapai suhu terpanas ditahun 2029, yang mana ditandai peningkatan suhu sebesar 12,52ºC dari tahun 1940 (26,48ºC) hingga tahun 2012 (39ºC). Sebagai respon adaptasi dan mengurangi pemanasan global, pemerintah mencanangkan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH). Namun, RTH, salah satu fokus utama P2KH, terkendala keterbatasan lahan, perubahan atau penyimpangan fungsi RTH. Di Jakarta, luas RTH dari 35% pada tahun 1970-an menjadi 10% pada tahun 2009, kemudian pada tahun 2011 menjadi 9,8%. Padahal fungsi pengendali keseimbangan ekologis struktur kota dapat terjadi apabila RTH memiliki proporsi minimal 30% dari keseluruhan kota. Berkaitan hal tersebut, perlu strategi pemanfaatan “celah” ruang yang memiliki potensi lahan, seperti jalur jembatan pejalan orang (JPO). Penelitian membahas prioritas lokasi JPO Transjakarta untuk RTH Taman Atap melalui metode overlay dengan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (GIS). Matriks penentuan prioritas ialah suhu permukaan, sebaran CO, Indeks Vegetasi, persebaran JPO Transjakarta. Sesuai tujuan penelitian aplikatif yaitu untuk penerapan RTH Taman Atap di JPO Transjakarta, dilakukan penelitian persepsi dan preferensi pengguna JPO dengan metode kuisioner. Hasil persebaran prioritas RTH Taman Atap di JPO Transjakarta berada di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Diketahui bahwa pengguna JPO Transjakarta kurang mengetahui UHI, tetapi menyatakan ketidaknyaman terhadap UHI dari indikator suhu dan kuantitas polutan. Preferensi menunjukkan persetujuan keberadaan Taman Atap di JPO Transjakarta, terutama untuk tanaman anti polutan dengan pilihan tanaman lidah mertua (Sansiviera), bunga, tanaman merambat, dan tanaman perdu.

Kata kunci: Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Infrastruktur, Ruang Terbuka Hijau (RTH)

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2017.2-0.450

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Geomatika

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License