PENGARUH KECENDERUNGAN PERUBAHAN CURAH HUJAN TERHADAP LONGSOR

Deyana Lutfita Kanos, Sobirin Sobirin

Abstract


Tanah longsor merupakan bencana geologi terbesar ke tiga dan seringkali terjadi di beberapa wilayah di Indonesia seperti Kabupaten Kebumen yang sering mengalami tanah longsor yakni memiliki 580 kejadian longsor tersebar di 247 titik selama 7 tahun terakhir dikarenakan letak geografis daerah tropis yang memiliki curah hujan tinggi hingga 4000 mm/tahun yakni pada 1984.  Sehubungan dengan perubahan iklim, terdapat prediksi kecenderungan perubahan curah hujan pemicu longsor terbagi dalam tiga kategori; 51–100 mm/hari, 71–140 mm/3 hari, dan 81–160 mm/5 hari diperhitungkan menggunakan metode Mann-Kendall yang ditempatkan berdasarkan wilayah Poligon Thiessen. Identifikasi potensi tanah longsor menggunakan metode Stability Index Mapping (SINMAP) dengan variabel kemiringan lereng, jenis tanah, dan curah hujan. Analisis spasial bertujuan untuk memaparkan kaitan antara kecenderungan perubahan curah hujan terhadap kejadian longsor. Kaitan antara kecenderungan perubahan curah hujan yang di overlay dengan kejadian longsor dan potensi longsor merupakan tujuan dari penelitian ini sehingga dapat terlihat bagaimana kecenderungan curah hujan di masa mendatang pada lokasi potensi dan rawan tanah longsor. Hasil analisis kecenderungan perubahan curah hujan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan curah hujan yang signifikan di beberapa wilayah seperti Karanganyar dan menurun seperti di Rantewringin. Kejadian longsor dan potensi longsor tinggi di dominasi pada bagian utara dan barat daya Kabupaten Kebumen, potensi sedang di sekitar potensi tinggi, dan potensi rendah paling mendominasi.

Kata kunci: subjek Kecenderungan, Curah Hujan, Mann-Kendall, Thiessen, Longsor, SINMAP, Sistem Informasi Geografi, Overlay, Analisis Spasial, Kebumen


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2017.2-0.427

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Geomatika

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License