ANALISIS MORFOMETRI DAS DI DAERAH RENTAN GERAKAN TANAH

Sukristiyanti Sukristiyanti

Abstract


Analisis morfometri Daerah Aliran Sungai (DAS) pada dua DAS mikro (Cibintinu dan Cibodas) dilakukan untuk mengetahui karakteristik kedua DAS tersebut. 15 parameter morfometrik yang dihitung meliputi orde sungai, jumlah sungai, panjang sungai, panjang rata-rata sungai, rasio panjang sungai, rasio bifurkasi, rasio bifurkasi rerata, kerapatan drainase, tekstur trainase, frekuensi sungai, rasio relief, faktor bentuk, rasio elongasi, rasio sirkularitas, dan panjang aliran permukaan. Longsoran besar terjadi pada tanggal 14 Oktober 2016 di DAS mikro Cibintinu sedangkan rayapan masih terus terjadi di DAS mikro Cibodas. Kedua DAS mikro tersebut saling berdampingan dan berada dalam satu sub DAS, yaitu sub DAS Cibintinu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan karakter DAS pada kedua DAS mikro tersebut. Analisis morfometri DAS dilakukan dengan menggunakan bantuan SIG (Sistem Informasi Geografis). Data yang digunakan adalah data DEM Terrasar-X dengan resolusi spasial 9 meter serta peta dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa DAS mikro Cibintinu merupakan DAS yang berbentuk memanjang dengan tahap geomorfik muda sedangkan Cibodas merupakan DAS yang berbentuk bulat yang telah mengalami tahap geomorfik lanjut. Hal ini dapat dijadikan masukan untuk penelitian lebih lanjut untuk mengetahui ada tidaknya keterkaitan antara tahapan geomorfik suatu DAS dengan tipe longsoran.

Kata kunci: morfometri DAS, SIG, gerakan tanah


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2017.2-0.425

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Geomatika

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License