OPENSTREETMAP SEBAGAI ALTERNATIF TEKNOLOGI DAN SUMBER DATA PEMETAAN DESA Inovasi Untuk Percepatan Pemetaan Desa

Elida Nurrohmah, Dewi Sulistioningrum

Abstract


Pemetaan Desa merupakan salah satu pengejawantahan Nawacita Pemerintah. Dengan 74.754 desa dan 8.430 kelurahan, Pemetaan Desa menghadapi banyak tantangan. Selain luasnya wilayah dan kurangnya SDM, ketersediaan sumber data juga menjadi tantangan tersendiri. Citra satelit resolusi tinggi, peta RBI skala 1: 5.000, dan peta dasar dalam penyusunan RDTR baru tersedia untuk kurang dari 5% wilayah Indonesia (Abidin, 2017). Diperlukan terobosan teknologi dan sumber data untuk mengatasi permasalahan tersebut. OpenStreetMap (OSM) merupakan platform pemetaan berbasis pemetaan partisipatif yang memungkinkan pemetaan skala besar dilakukan secara cepat dan akurat. Hal ini dimungkinkan melalui penggunaan citra satelit resolusi tinggi yang tersedia untuk hampir seluruh area permukiman di Indonesia. Selain itu, pengerjaan digitasi dalam OSM dapat dilakukan dengan cepat dengan adanya fitur tasking manager yang membagi area pemetaan menjadi blok-blok pemetaan yang lebih kecil, sehingga memungkinkan banyak kontributor OSM bersama-sama memetakan wilayah yang sama dalam waktu yang bersamaan. Proses digitasi yang cepat, dilengkapi dengan survei lapangan sebagai sarana verifikasi data; data OSM dapat dikumpulkan dengan cepat, dengan presisi lokasi dan data atribut yang baik. Makalah ini bertujuan untuk memaparkan cara kerja dan berbagi pengalaman pemetaan skala besar dengan OSM di beberapa kabupaten/kota di Indonesia, untuk selanjutnya menggali potensi pemanfaatan OSM sebagai alternatif teknologi dan sumber data guna mendukung percepatan pemetaan desa.

Keywords


openstreetmap; pemetaan partisipatif; pemetaan desa

Full Text:

PDF

References


Abidin, H Z. (2017). Pemetaan Desa untuk Percepatan Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan . Badan Informasi Geospasial, Bogor. Diakses dari http://www.keuangandesa.com/wpcontent/uploads/2017/06/Pemetaan-Desa-untuk-Percepatan-Pembangunan-Desa-dan-KawasanPerdesaan.pdf . [25 Juli 2018]

Barron C, Neis P, dan Zipf A. (2014). A ComprehensiveFramework for Intrinsic OpenStreetMap Quality Analysis. Transactions in GIS , Volume 18, 877-95.

Bennett, Jonathan. (2010). OpenStreetMap – Be Your Own Cartogr apher. Birmingham: Packt Publishing.

El-Ashmawy K L A. (2016). Testing the positional accuracy of OpenStreetMap data for mapping applications. Geodesy and Cartography , Volume 42, 25-30.

Fauzi, Muhammad. 2017. “BIG Libatkan LAPAN untuk Pemetaan Lebih Detail”. Diakses dari situs http://mediaindonesia.com/read/detail/121534-big-libatkan-lapan-untuk-pemetaan-lebih-detail . [8 September 2017]




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1067

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License