ANALISIS MORFOMETRI BENTANGLAHAN UNTUK PREDIKSI BAHAYA ALIRAN LAHAR GUNUNGAPI SINABUNG

Supriyati Supriyati, Boedi Tjahjono

Abstract


Gunungapi Sinabung adalah gunungapi Indonesia yang sempat menjadi perbincangan dunia karena letusannya lahir kembali pada tahun 2010 sebagai letusan pertama yang dikenal dalam periode sejarah. Pendekatan morfometri digunakan untuk menganalisis bahaya aliran lahar dengan memperhitungkan bahaya lahar daerah proksimal (sub Daerah Aliran Sungai) dan daerah medial dan distal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub DAS yang mempunyai peluang besar mengalirkan lahar di daerah proksimal berturut-turut adalah sub DAS Lau Borus, sub DAS Lau Kurambehu, dan sub DAS Simacem. Adapun untuk bahaya daerah medial-distal mengancam daerah pinggiran sungai, terutama daerah permukiman yang terdapat di Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Tiganderket, dan Kecamatan Payung. Rekomendasi mitigasi yang disarankan bagi ketiga kecamatan tersebut adalah sosialisasi bahaya erupsi gunungapi, meningkatkan kesiapsiagaan dan pengetahuan masyarakat mengenai aliran lahar, relokasi hunian yang berada di daerah bahaya, dan meningkatkan kapasitas daya tampung lahar.

Keywords


proksimal, medial, distal

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo. (2017). Karo dalam Angka. BPS Kabupaten Karo.

Bronto, S. (2006). Fasies Gunungapi dan Aplikasinya. Jurnal Geologi Indonesia, 1(2), 59–71.

Muhardi, R. (2014). Evaluasi dan Arahan Penyempurnaan Rencana Tata Ruang Wilayah Gunungapi Salak dan Sekitarnya Berbasis Bahaya Vulkanik.

Muhardi, R., Tjahjono, B., & Baskoro, D. (2014). Penilaian Bahaya Lahar Gunung Salak (Suatu pendekatan morfometri). Jurnal Lingkungan Dan Bencana Geologi, 5(2), 93–110.

Swardana, A. (2014). Studi Geomorfologi Kabupaten Kediri dan Pemodelan Bahaya Aliran Lahar Gunungapi Kelud.

Wittiri, S. (2010). Gunungapi Sinabung Naik Kelas. Warta Geologi, 5(3), 36–39.

Yulianto, F., Suwarsono, & Sofan, P. (2016). The Utilization of Remotely Sensed Data to Analyze the Estimated Volume of Pyroclastic Deposits and Morphological Changes Caused by the 2010–2015 Eruption of Sinabung Volcano, North Sumatra, Indonesia. Pure and Applied Geophysics. https://doi.org/10.1007/s00024-016-1342-8




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1052

Article Metrics

Abstract view : 10 times
PDF - 13 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License