ANALISIS DAERAH RAWAN KEKERINGAN LAHAN JAGUNG BERDASARKAN IKLIM OLDEMAN DAN KETERSEDIAN AIR TANAH DI NUSA TENGGARA TIMUR SAAT PERIODE EL NINO DAN LA NINA

Oki Adrianto, Sudirman Sudirman, Suwandi Suwandi

Abstract


Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur secara sektoral masih didominasi sektor pertanian.Tanaman jagung menjadi salah satu produksi tanaman pangan terbesar berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2015. Peningkatan produksi pertanian dapat dilakukan melalui berbagai strategi adaptasi dan upaya penanganan bencana, salah satu upaya tersebut adalah dengan penyediaan informasi iklim terkait penentuan daerah-daerah rawan kekeringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran wilayah rawan kekeringan lahan jagung bulanan di Provinsi Nusa Tenggara Timur saat kondisi El Nino dan La Nina dengan periodeisasi bulanan januari hingga desember. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan rata rata bulanan di 19 pos hujan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan suhu udara rata-rata bulanan dihitung menggunakan pendekatan teori Brack dengan titik referensi Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang. Periode dari masing-masing data yang digunakan adalah dari tahun 1991 dan 1997 digunakan sebagai tahun El Nino dan tahun 1999 dan 2010 digunakan sebagai tahun La Nina. Metode yang digunakan untuk menentukan tingkat rawan kekeringan dengan menggunakan pembobotan berdasarkan penjumlahan bobot tipe iklim Oldeman dan bobot ketersediaan air tanah. Hasil penelitian menunjukkan sebaran daerah kekeringan di Provinsi Nusa Tenggara Timurpada tahun el nino lebih luas dibandingkan tahun la nina.

Full Text:

PDF

References


Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana, 2007, Pengenalan Karakteristik Bencana dan Upaya Mitigasinya di Indonesia. 2 penyunt. Jakarta: Direktorat Mitigasi, Lakhar BAKORNA PB.

Badan Meteorologi dan Geofisika. 2010, Atlas Rawan Kekeringan Provinsi Jawa Barat, BMKG, Jakarta.

FAO. 1998. Crop Evapotranspiration Irrigation and Draignase Paper. Food and Agricultural Organization of the United Nation.

Badan Pusat Statistik. 2010. https://ntt.bps.go.id/dynamictable/2017/08/16/371/jumlah-penduduk-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-kelamin-di-provinsi-nusa-tenggara-timur-2015-2016.html, diakses pada 2 Februari 2018.

Bureau of Meteorology Australia http://www.bom.gov.au/climate/enso/history/ln-2010-12/three-phases-of-ENSO.shtml diakses tanggal 12 Februari 2018

Data Online Pusat Database - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. 2018. http://dataonline.bmkg.go.id/mcstation_metadata, iakses pada 2 Februari 2018.

Febrianti, N. dan E. Maryadi., 2010, Analisis Neraca Air Lahan Klimatik Sumbater Barat Menggunakan dan CRU. Prosiding Seminar Nasional Sains Atmosfer 2010.

Golden Gate Weather Services http://ggweather.com/enso/oni.htm diakses tanggal 12

Februari 2018

Othman, A., & Gloaguen, R. (2013). River Courses Affected by Landslides and Implications for Hazard Assessment: A High Resolution Remote Sensing Case Study in NE Iraq–W Iran. Remote Sensing, 5(3), 1024–1044.

Hadi, B. S., 2013, Metode Interpolasi Spasial Dalam Studi Geografi. Geomedia, 11(2), hal. 231-240.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. 2018. https://ntt.bps.go.id/dynamictable/2017/08/16/371/jumlah-penduduk menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-kelamin-di-provinsi-nusa-tenggara-timur-2015-2016.html, diakses pada 2 Februari 2018.

Purnama, I. L. S. dkk., 2012, Analisis Neraca Air di DAS Kupang dan Sengkaran. 1st penyunt. Yogyakarta: Percetakan Pohon Cahaya.

Thornthwaite, C.W. dan Mather, J.R., 1957, Instruction and Tables for Computing Potential Evapotranspiration and the Water Balance. Drexel Institute of Technology, Laboratory of Climatology: New Jersey, USA

Tjasyono, B., 2004, Klimatologi Edisi Kedua. Institut Teknologi Bandung: Bandung.

Tjasyono, B., Ruminta, Lubis, A., Harijono, S. W., dan Juaeni, I. 2008. Dampak Variasi Temperatur Samudra Pasifik dan Hindia Ekuatorial Terhadap Curah Hujan di Indonesia. Jurnal Sains dan Dirgantara, 83-95.

Utami, D., Hadiani, R. R. & Susilowati., 2013, Prediksi Kekeringan Berdasarkan Standardized Precipitation Index (SPI) Pada Daerah Aliran Sungai Keduang Di Kabupaten Wonogiri. e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL, hal. 221-226.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1047

Article Metrics

Abstract view : 70 times
PDF - 81 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License