WILAYAH KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN LADA Studi Kasus di Provinsi Banten

Nahra Syafira Oktaviani

Abstract


Tanaman lada (Piper nigrum L.) tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita. Dialah salah satu tanaman cash crop penghasil bahan perdagangan yang cukup vital. Menurut sejarah dan sumber literature, tanaman lada termasuk tanaman yang banyak dikembangkan di Indonesia berasal dari daerah Ghat Barat, India. Buktinya pada tahun 100-600 SM banyak koloni Hindu yang datang ke Indonesia. Diperkirakan mereka inilah yang membawa bibit lada pertama kalinya ke Indonesia. Tanaman lada merupakan salah satu komoditas tanaan utama di Provinsi Banten, lada dikembangkan dengan memperhatikan kondisi lingkungan disekitarnya seperti curah hujan, jenis tanah, dan ketinggian. Dengan kondisi yang sesuai tentu lada akan berkembang dan tumbuh dengan baik. Namun saat ini kualitas dan produktivitas lada masih rendah. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui wilayah yang sesuai untuk penanaman lada, sehingga didapatkan hasil akhir berupa peta wilayah kesesuaian lahan untuk tanaman lada. Penelitian ini dikaji secara geografis dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis berbasis software (ArcGis 10.1), dimana dilakukan proses analisis overlay Union terhadap curah hujan, jenis tanah, dan ketinggian yang mempunyai nilai masing-masing sehingga terbentuk wilayah kesesuaian lahan untuk tanaman lada di Provinsi Banten. Dari hasil analisis diketahui lokasi wilayah yang sangat sesuai untuk tanaman lada didominasi di bagian utara Provinsi Banten yaitu disekitar Kabupaten dan Kota Serang.

Keywords


Analisis Union; Lada; Provinsi Banten; Wilayah Kesesuaian

Full Text:

PDF

References


Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2008). Teknologi Budidaya Lada. http://lampung.litbang.pertanian.go.id/eng/images/stories/publikasi/lada.pdf. [12 Mei 2018]

Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre. (2007). Cited in http://www.worldagroforestry.org/downloads/Publications/PDFS/B15349.pdf. [20 Mei 2018]

BPS Provinsi Banten. (2015). Curah Hujan Menurut Bulan di Provinsi Banten, 2005 – 2015. https://banten.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/95. [12 Mei 2018]

Iskandar. Adi Yusuf. 2014. Analisis Pusat Pertumbuhan Pada Setiap Fungsi Pusat Pelayanan di Kabupaten Boyolali. Fakultas Geografi: Universitas Muhammadiyah Surakarta

I Made Sandy. 1987. Iklim Regional Indonesia. Universitas Indonesia: Depok.

Kementrian Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian. (2010). Budidaya Tanaman Lada. http://cybex.pertanian.go.id/materilokalita/detail/1171/budidaya-tanamanlada, diakses pada tanggal 12 Mei 2018 pukul 11.12 WIB.

Lestari, Amin Sri. (2010). Perencanaan Pengembangan Wilayah Untuk Kebun Lada (Piper nigrum linn) di Kecamatan Manyaran Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Fakultas Geografi: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Notohadiprawiro, Tejoyuwono. (2006). Kemampuan dan Kesesuaian Lahan: Pengertian dan Penetapannya. Fakultas Geografi: Universitas Gadjah Mada

Pemerintah Provinsi Banten. (2014). Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD). Gubernur Banten. Serang.

Pengertian Pertanian. (2017). http://elisa.ugm.ac.id/user/archive/download/26023/941e8c3f1177e98ad132078bea98fe94. [12 Mei 2018]

Sofyan Ritung, Wahyunto, Fahmuddin Agus dan Hapid Hidayat. (2007). Evaluasi Kesesuaian Lahan dengan Contoh Peta Arahan Penggunaan Lahan Kabupaten Aceh Barat.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1023

Article Metrics

Abstract view : 246 times
PDF - 193 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License