DINAMIKA PERTUMBUHAN PERKOTAAN DI KAWASAN PERKOTAAN SURAKARTA

Muhammad Iqbal Sugestiadi, Yudi Basuki

Abstract


Kawasan Perkotaan Surakarta sedang mengalami fenomena pertumbuhan perkotaan. Hal tersebut dibuktikan dengan ketersediaan ruang di dalam Kota Surakarta secara administratif yang cenderung terbatas. Keterbatasan ruang tersebut akan merambah dan mengisi ke daerah-daerah pinggiran kota. Daerah-daerah pinggiran kota tersebut membentuk suatu Wilayah Peri Urban (WPU) sebagai dampak perkembangan eksternal Kota Surakarta seperti Solo Baru, Kartasura, Palur, Colomadu, Baki, Ngemplak, dan Gondangrejo. Kecenderungan tersebut menunjukkan gejala pertumbuhan perkotaan ke arah aglomerasi perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dinamika pertumbuhan perkotaan dan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan perkotaan di Kota Surakarta beserta WPU-nya yang merupakan bagian dari Kawasan Metropolitan Surakarta. Dinamika pertumbuhan dalam penelitian ini diidentifikasi menggunakan data informasi geospasial menggunakan metode penginderaan jauh citra landsat secara temporal dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2017. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan perkotaan di Kawasan Perkotaan Surakarta adalah faktor Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Keywords


pertumbuhan perkotaan; informasi geospasial; Kawasan Perkotaan Surakarta

Full Text:

PDF

References


Adisasmita, R. (2015). Teori Pertumbuhan Kota. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Akintunde, J. A., Adzandeh, E. A., & Fabiyi, O. O. (2016). Spatio-temporal pattern of urban growth in Jos Metropolis, Nigeria. Remote Sensing Applications: Society and Environment, 4, 44–54. https://doi.org/10.1016/j.rsase.2016.04.003

Bhatta, B., Saraswati, S., & Bandyopadhyay, D. (2010). Quantifying the degree-of-freedom, degree-ofsprawl, and degree-of-goodness of urban growth from remote sensing data. Applied Geography, 30(1), 96–111. https://doi.org/10.1016/j.apgeog.2009.08.001

Branch, M. C. (1995). Perencanaan kota komprehensif : pengantar & penjelasan. (B. H. Wibisono, Ed.). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Glaeser, E. L., Scheinkman, J. A., & Shleifer, A. (1995). Economic growth in a cross-section of cities. Journal of Monetary Economics, 36(1), 117–143. https://doi.org/10.1016/0304-3932(95)01206-2

Jayanti, N. E. (2012). Transformasi Spasial Koridor Surakarta-Palur dan Surakarta-Kartasura Sebagai Bagian dari Wilayah Peri Urban Kota Surakarta. Surakarta: Tugas Akhir tidak diterbitkan, Prodi PWK Universitas

Sebelas Maret.

Kalnay, E., & Ming, C. (2003). Impact of urbanization and land-use change on climate. Nature, 423(May),

–531. https://doi.org/10.1038/nature01649.1.

Kurnianingsih, N. A., & Rudiarto, I. (2014). Analisis Transformasi Wilayah Peri-Urban pada Aspek Fisik dan

Sosial Ekonomi (Kecamatan Kartasura). Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 10(3), 265. https://doi.org/10.14710/pwk.v10i3.7784

Li, X., Zhou, W., & Ouyang, Z. (2013). Forty years of urban expansion in Beijing: What is the relative importance of physical, socioeconomic, and neighborhood factors Applied Geography, 38(1), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.apgeog.2012.11.004

Liu, Y., Wang, L., & Long, H. (2008). Spatio-temporal analysis of land-use conversion in the eastern coastal China during 1996-2005. Journal of Geographical Sciences, 18(3), 274–282. https://doi.org/10.1007/s11442-008-0274-3

Purnamasari, L. S., Yudana, G., & Rini, E. F. (2017). Spatial Transformation of Surakarta’S Peripheral Rural Villages Under in-Situ Urbanization Phenomenon : the Case of Gentan Village. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 4(1), 83. https://doi.org/10.14710/geoplanning.4.1.83-96

Putri, M. A., Rahayu, M. J., & Putri, R. A. (2016). Bentuk Morfologi Kawasan Permukiman Urban Fringe Selatan Kota Surakarta. Jurnal Pengembangan Kota, 4(2), 120. https://doi.org/10.14710/jpk.4.2.120128

Putri, Y. D. (2017). Pengaruh Ketersediaan Fasilitas Wilayah Peri Urban Terhadap Pola Pergerakan Masyarakat Wilayah Peri Urban Menuju Kota Surakarta. Surakarta: Tugas Akhir tidak diterbitkan, Prodi PWK Universitas Sebelas Maret.

Sujarto, D. (1989). Faktor sejarah Perkembangan kota dalam perencanaan perkembangan kota. Bandung: Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITB.

Tan, R., Liu, Y., Liu, Y., He, Q., Ming, L., & Tang, S. (2014). Urban growth and its determinants across the Wuhan urban agglomeration, central China. Habitat International, 44, 268–281. https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2014.07.005

Wu, K. Y., & Zhang, H. (2012). Land use dynamics, built-up land expansion patterns, and driving forces analysis of the fast-growing Hangzhou metropolitan area, eastern China (1978-2008). Applied Geography, 34, 137–145. https://doi.org/10.1016/j.apgeog.2011.11.006

Yunus, H. S. (2010). Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zha, Y., Gao, J., & NI, S. (2003). Use of normalized di ff erence built-up index in automatically mapping urban areas from TM imagery. International Journal of Remote Sensing, 24 (November 2012), 583–594. https://doi.org/10.1080/01431160210144570




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1019

Article Metrics

Abstract view : 84 times
PDF - 97 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License