MODEL SPASIAL LEAST COST PATH ANALYSIS (LCPA) DAN MULTI CRITERIA DECISION ANALYSIS (MCDA) DALAM PERENCANAAN KONEKTIVITAS JALAN TOL SUKABUMI-CIANJUR-PADALARANG

Muhamad Iqbal Januadi Putra, Tri Widodo

Abstract


Konektivitas merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan wilayah yang mampu mengatasi kesenjangan pembangunan antar wilayah. Perencanaan konektivitas, seperti pembangunan jalan tol, sangat perlu memperhitungkan aspek lingkungan dan ekonomi terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lereng variatif layaknya di wilayah Sukabumi-Cianjur-Bandung. Maka dari itu, diperlukan analisis dan pemodelan yang mampu menunjukkan pilihan rute jalan yang efektif di tengah kondisi lingkungan dan ekonomi di wilayah yang bersangkutan. Least cost path Analysis (LCPA) dan Multi Criteria Decision Analysis (MCDA) digunakan untuk menentukan rute optimal jaringan jalan secara efektif dan efisien. Metode ini sangat mungkin diaplikasikan untuk perencanaan infrastruktur liniear. Pemodelan ini menggunakan berbagai kriteria untuk menemukan rute paling optimal dari satu titik ke titik lainnya. Parameter yang digunakan sebagai kriteria dalam model meliputi topografi, geologi, tutupan lahan, dan wilayah multibahaya dengan tiga model simulasi MDCA dan LCPA. Berdasarkan pemodelan, ditemukan rute jalan tol optimal dari Sukabumi-Cianjur-Padalarang sepanjang 44,2 km untuk model LCPA 1, 43,88 km untuk model LCPA 2, dan 43,99 km untuk model LCPA 3. Rute jalan optimal berdasarkan model ini terbentang dari Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi-Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur.

Keywords


LCPA; MCDA; Perencanaan; Rute Optimal

Full Text:

PDF

References


Bappenas. 2014. Konektivitas Infrastruktur Wilayah Dan Antar Wilayah

Ford, C. Alistair., Stuart L. Barr., Richard J. Dawson., Phillip James. (2016). Transport Accessibility Analysis Using GIS: Assessing Sustainable Transport in London. International Journal of Geo-Information, 4: 124-149.

Hansen W.G. (1959). How accessibility shapes land-use. Journal of American Institute of Planner 25: 73-76

Huseynli, Shahin. (2015). Determination of The Most Suitable Oil Pipeline Route Using Gis Least cost path Analysis: Case Study Keystone XL, Nebraska, USA. Dissertation. Master of Science Geospatial Technologies Universitat Jaume, Spain.

Indhoko K.E., Ndiwari E. L., Ogeh V. C., Ikegbulam S. C. (2016). Urban road network analysis of Yenagoa, Bayelsa State Using GIS. International Journal Of Engineering And Computer Science ISSN: 2319-7242: 5605-15615.

Kang, Young Ju & Byung Suk Lee. (2017). Optimisation of pipeline route in the presence of obstacles based on a least cost path algorithm and laplacian smoothing. International Journal of Naval Architecture and Ocean Engineering xx: 1-7.

Lee, J. A., Chon, J., & Ahn, C. (2014). Planning Landscape Corridors in Ecological Infrastructure Using LeastCost Path Methods Based on the Value of Ecosystem Services, 7564–7585. https://doi.org/10.3390/su6117564

Srinivasu, B., & Srinivasa Rao. (2013). Infrastructure Development and Economic growth: Prospects and Perspective. Journal of Business Management & Social Sciences Research (2) 1: 81-91.

Weiping, Hu., & Wu Chi. (2014). Urban Road Network Accessibility Evaluation Method Based On Gis Spatial Analysis Techniques. The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, Vol. 38: 114-117.

Wibowo, Adi & Jarot M. Semedi. 2011. Model Spasial Dengan SMCE untuk Kesesuaian Kawasan Industri (Studi Kasus Di Kota Serang). Majalah Globe Vol 3: 50-59.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1012

Article Metrics

Abstract view : 14 times
PDF - 27 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License