APLIKASI PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMODELAN JALUR ALTERNATIF PEMBUANGAN LUMPUR SIDOARJO

Fonna Maulidyah, Nurul Khakhim

Abstract


Lumpur Sidoarjo hingga kini masih menyembur dan mengalir di Sungai Porong untuk dibuang ke laut. Pembuangan lumpur menyebabkan pencemaran, sedimentasi, dan pendangkalan sehingga kecepatan aliran sungai semakin menurun. Jalur alternatif pembuangan lumpur yang terbuat dari pipa dapat menjadi solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan citra penginderaan jauh dalam mengidentifikasi kriteria, memanfaatkan sistem informasi geografis untuk mengolah kriteria, dan menyajikan jalur alternatif pembuangan lumpur secara spasial.
Metode yang digunakan adalah Differential Interferometry Synthetic Aperture Radar (DInSAR), Maximum Likelihood Classification (MLC), Analytical Hierarchy Process (AHP), dan Least-cost Path Analysis (LCPA). Jalur alternatif terbentuk atas kriteria kemiringan lereng dari citra DSM ALOS Palsar, penurunan tanah dari sepasang citra Sentinel-1A melalui DInSAR, dan penggunaan lahan dari citra Sentinel-2A melalui MLC. Bobot kriteria diperoleh dari AHP untuk digunakan dalam metode LCPA.
Seluruh citra mampu mengidentifikasi kriteria, sehingga kriteria dapat diolah untuk memodelkan jalur alternatif pembuangan lumpur Sidoarjo. Ketelitian kemiringan lereng adalah 4,15 meter, penurunan tanah adalah 0,0239 cm, dan penggunaan lahan ialah 86,67%. Kriteria yang paling diperhatikan secara berurutan ialah kemiringan lereng (69%), penurunan tanah (16%), dan penggunaan lahan (15%). Diantara tiga jalur alternatif yang terbentuk, jalur 1 paling direkomendasikan karena sebagian besar segmennya melewati area dengan kemiringan lereng <2° dan kecepatan penurunan tanah -10 s/d 0 cm/tahun, meskipun sebagian besar segmen jalur melewati wilayah perairan. Akurasi jalur 1 yang telah diperhalus terhadap jalur hasil vektorisasi mencapai 95,89%.

Keywords


Penginderaan Jauh, Sistem Informasi Geografis, pemodelan, jalur alternatif, lumpur Sidoarjo

Full Text:

PDF

References


Alharthi, H., Sultana, N., Al-Amoudi, A., & Basudan, A. (2015). An Analytic Hierarchy Process-based Method to Rank the Critical Success Factors of Implementing a Pharmacy Barcode System. Perspectives in Health Information Management, 12(-): 1-16.

Andreas, H., Abidin, H. Z., Sidiq, T. P., Gumilar, I., Aoki, Y., Hakim, A. L., & Sumintadiredja, P. (2017). Understanding the Trigger for the LUSI Mud Volcano Eruption from Ground Deformation Signatures. Geological Society Special Publication, 441(1), 199–212.

Bagaskara, D. P., Widada, S., & Rochaddi, B. (2017). Laju Sedimentasi dan Pergeseran Delta di Muara Anak Sungai Porong Sidoarjo. Journal of Oceanography, 6(4), 607–615.

Balkenhol, N., Cushman, S., Storfer, A., & Waits, L. (2015). Landscape Genetics: Concepts, Methods and Applications. John Wiley & Sons Ltd.

Bogoliubova, A., & Tymków, P. (2014). Accuracy Assessment of Automatic Image Processing for Land Cover Classification of St. Petersburg Protected Area. Acta Sci. Pol., Geodesia et Descriptio Terrarum. 13(1-2), 5-22.

Danoedoro, P. (2012). Pengantar Penginderaan Jauh Digital. Andi.

Docan, D. C. (2016). Learning ArcGIS for Desktop. Packt.

Federal Geographical Data Committee. (1998). Geospatial Positioning Accuracy Standards Part 3 : National Standard for Spatial Data Accuracy. National Spatial Data Infrastructure. U.S. Geological Survey. Virginia.

Horrocks, L. D. (2018). An Analysis of Multospectral Unmanned Aerial Systems for Salt Marsh Foreshore Land Cover Classification and Digital Elevation Model Generation. Skripsi Saint Mary’s University Canada. Halifax. 92 hlm.

Jha, V. C., & Saha, S. (2010). Geoenvironmental Degradation in the Peninsular River Basin in Jharkhand, India. Sociedade & Natureza, 22(2), 251–265.

Julzarika, A. (2015). Height Model Integration Using ALOS PALSAR, X SAR, SRTM C, and IceSAT/GLAS. International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences, 12(2), 107–116.

Malingreau, J. P., & Christiani, R. (1981). A Land-cover and Land-use Classification for Indonesia. The Indonesian Journal of Geography, 11(41), 13–47.

Mather, P., & Tso, B. (2016). Classification Methods for Remotely Sensed Data, Second Edition. CRC Press.

Putri, T. A., & Yudhastuti, R. (2013). Kandungan Besi (Fe) pada Air Sumur dan Gangguan Kesehatan Masyarakat di Sepanjang Sungai Porong Desa Tambak Kalisogo Kecamatan Jabon Sidoarjo. Kesehatan Lingkungan, 7(1), 64–70.

Samsonov, S., Gonzalez, P. J., Tiampo, K., & D’oreye, N. (2013). Spatio-Temporal Analysis of Ground Deformation Occurring Near Rice Lake, Saskatchewan, and Observed by Radarsat-2 DInSAR during 2008-2011. Canadian Journal of Remote Sensing. https://doi.org/10.5589/m13-005

Supriyadi, Hidayati, N., & Isdianto, A. (2017). Analisis sirkulasi arus laut permukaan dan sebaran sedimen Pantai Jabon Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan III 2017. Vol. 3. Universitas Trunojoyo. Bangkalan.

Trihatmoko, E., Fitriani, A. K. N., & Jumari. (2013). Studi Pendahuluan Dinamika Wilayah Kepesisiran di Muara Delta Porong Setelah Erupsi Mud-volcano Sidoarjo Tahun 2006. Prosiding Seminar Nasional Pendayagunaan Informasi Geospatial Untuk Optimalisasi Otonomi Daerah 2013. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solo.

Ulusay, R., Aydan, O., Gercek, H., Hindistan, M. A., & Tuncay, E. (2016). Rock Mechanics and Rock Engineering: From the Past to the Future. CRC Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1008

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License