ANALISIS TIPOLOGI URBAN SPRAWL DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Millary Agung Widiawaty, Moh. Dede, Arif Ismail

Abstract


Fenomena urban sprawl terjadi akibat laju urbanisasi yang tinggi di kawasan perkotaan. Urban sprawl menyebabkan pesatnya pertumbuhan penggunaan lahan perkotaan yang dicirikan oleh lahan terbangun, sehingga alih fungsi lahan menuju wilayah pinggiran kota menjadi tidak terkendali. Salah satu wilayah perkotaan yang memiliki laju alih fungsi lahan tertinggi di Indonesia adalah Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi urban sprawl di Kota Bandung yang meliputi analisis identifikasi, karakteristik, serta klasifikasi fenomena tersebut. Klasifikasi tingkat urban sprawl akan menunjukkan tipologi sprawl yang terbagi atas tipologi satu (rendah), tipologi dua (sedang), dan tipologi tiga (tinggi) sebagai hasil pengharkatan dan overlay semua parameter menggunakan perangkat lunak SIG. Hasil penelitian ini menunjukkan pada tahun 2005, urban sprawl tipologi satu terjadi pada 8 (delapan) kecamatan, tipologi dua pada 4 (empat) kecamatan, dan tipologi tiga meliputi 2 (dua) kecamatan. Pada tahun 2018, kecamatan yang tergolong tipologi satu berubah menjadi 7 (tujuh) kecamatan, tipologi dua meliputi 10 kecamatan, dan tipologi tiga terdiri atas 11 kecamatan. Selama kurun waktu 13 tahun, kecenderungan urban sprawl meningkat ke bagian timur Kota Bandung, karena memiliki kondisi geografis yang datar dan terdapat CBD Jatinangor. Fenomena urban sprawl seharusnya dapat diperhatikan secara bijak oleh pemerintah dengan melakukan pengawasan terhadap perkembangan kota, seperti penerapan konsep compact city.

Keywords


Kota Bandung; SIG; urban sprawl

Full Text:

PDF

References


Ajikusumah, D. (2017). Kajian tentang Pembangunan Teknopolis dalam Perspektif Keberlanjutan Warga Pinggiran Kota (Studi Kasus: Warga Kampung Rancabayawak Gedebage Kota Bandung). Tesis Program Studi Magister Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung. Bandung.

Al-doski, J., S. B. Mansor, and H. Z. M. Shafri. (2013). Image Classification in Remote Sensing. Journal of Environment and Earth Science, 3 (10), 141 – 147.

Apriani, V. I., & Asnawi. (2015). Tipologi Tingkat Urban Sprawl di Kota Semarang Bagian Selatan. Jurnal Teknik PWK, 4 (3), 405 – 416.

Ardiwijaya, V. S., dkk. (2014). Bandung Urban sprawl and Idle Land: Spatial Environmental Perspectives. Jurnal Precedia, 10, 208 – 213.

Dede, M., I. Setiawan and A. Mulyadi. (2017). Application GIS to Analyse Crime Risk in Bandung. An Article in The 2nd UPI International Conference of Sociology Education, 4 October 2017. Bandung.

Dubey, P. and D. Kumar, D. (2013). Urban sprawl and its Impact on Urban Environment. IOSR Journal of Mechanical and Civil Engineering (IOSR-JMCE), 9 (5), 26 – 31.

Jain, M & A. P. Dimri. (2016). Urban sprawl Patterns and Processes in Delhi from 1977 to 2014 Based on Remote Sensing and Spatial Metrics Approaches. Earth Interactions Journal, 2, 1 – 29.

James, P. M., M., et. al. (2013). Managing Metropolises by Negotiating Mega-Urban Growth. In H. Mieg & Klaus Töpfer (eds.). Institutional and Social Innovation for Sustainable Urban Development. Routledge. London.

Mujiandari, R. (2014). Perkembangan Urban sprawl Kota Semarang pada Wilayah Kabupaten Demak Tahun 2001-2012. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 2 (2), 129 – 142.

Owoeye, J. O & O. O. Opoola. (2016). Predicting Urban sprawl and Land Use Changes in Akure Region using Markov Chains Modeling. Journal of Geography and Regional Planning, 10 (7), 197 – 207.

Pereira, P., A. Monkevičius and H. Siarova. (2014). Public Perception of Environmental, Social and Economic Impacts ff Urban sprawl In Vilnius. Societal Studies Journal, 6 (2), 259 – 290.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian. (2015). Statistika Lahan Pertanian Tahun 2010-2014. Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Jakarta.

Ramelia, P. & J. S. Setyono. (2015). Ketergantungan terhadap Kendaraan Pribadi di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Jurnal Teknik PWK, 4 (1), 107 – 118.

Solecka, I., M. Sylla and M. Świąder. (2017). Urban Sprawl Impact on Farmland Conversion in Suburban Area of Wroclaw, Poland. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering, 245.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1007

Article Metrics

Abstract view : 50 times
PDF - 44 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License