PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH DAN TEKNOLOGI SIG UNTUK MENGIDENTIFIKASI BUILT UP AREA DAN KAITANNYA DENGAN RTRW DI KABUPATEN KENDAL

Mailendra Mailendra

Abstract


Integrasi data penginderaan jauh dengan sistem informasi geografis telah banyak dikembangkan, dan salah satunya dalam melihat perkembangan lahan terbangun. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan lahan terbangun dan kesesuaiannya dengan Rencana Pola Ruang Kabupaten Kendal. Kemudian metode yang digunakan yaitu metode supervised classification dengan memanfaatkan data citra landsat 5 TM dan landsat 8 OLI yang selanjutnya dihitung luas dari masing lahan terbangun berdasarkan data temporal tahun 1990, tahun 2015 dan tahun 2017. Setelah diketahui luas lahan terbangun selanjutnya dioverlay dengan peta rencana pola ruang Kabupaten Kendal untuk melihat sesuai atau tidaknya penempatan lahan terbangun tersebut. Adapun hasil penelitiannya yaitu setiap tahunnya lahan terbangun terus meningkat di Kabupaten Kendal, terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam dua tahun terakhir yaitu tahun 2015 hingga tahun 2017. Selanjutnya diperkirakan 88 % lahan terbangun tersebut telah sesuai dengan RTRW karena sudah berada pada kawasan budidaya.

Keywords


Penginderaan Jauh; SIG; Lahan Terbangun; Pola Ruang

Full Text:

PDF

References


Anderson, J. R., Hardy, E. E., Roach, J. T., & Witmer, R. E. (1976). A Land Use and Land Cover Classification System for Use with Remote Sensor Data. Geological Survey Professional Paper 964. Washington. Retrieved from https://pubs.usgs.gov/pp/0964/report.pdf

Eko, T., & Rahayu, S. (2012). Perubahan Penggunaan Lahan dan Kesesuaiannya terhadap RDTR di Wilayah Peri-Urban Studi Kasus : Kecamatan Mlati. Pembangunan Wilayah Dan Kota, 8(4), 330–340.

Estoque, R. C., & Murayama, Y. (2015). Classification and change detection of built-up lands from Landsat-7 ETM+ and Landsat-8 OLI/TIRS imageries: A comparative assessment of various spectral indices. Ecological Indicators, 56, 205–217. https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2015.03.037

Ismail, Y. (2016). Kebijakan Pembangunan Kawasan Industri Yang Berwawasan Lingkungan (Eco-Industrial Park). Journal Of Management Studies, 1(1), 33–52.

Maru, R., Nasruddin, N., Ikhsan, M., & Laka, B. M. (2015). Perubahan Penggunaan Lahan Kota Makassar Tahun 1990-2010. Jurnal Sainsmat, IV(2), 113–125.

Mozumder, C., Tripathi, N. K., & Losiri, C. (2016). Comparing three transition potential models: A case study of built-up transitions in North-East India. Computers, Environment and Urban Systems, 59, 38–49. https://doi.org/10.1016/j.compenvurbsys.2016.04.009

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. (2007). Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budidaya. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 41/PRT/M/2007. Menteri Pekerjaan Umum. Jakarta.

Prawatya, N. A. (2013). Perkembangan Spasial Kota-Kota Kecil Di Jawa Tengah. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 1(1), 17–32.

Purwadhi, S. H., & Sanjoto, T. B. (2008). Pengantar Interpretasi Citra Penginderaan Jauh. Jakarta: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional dan Jurusan Geografi Universitas Negeri Semarang.

RI (Republik Indonesia). Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (2007). Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Sagita, P. T., Gunawan, T., & Zuharnen, Z. (2017). Integrasi Citra Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Kemampuan Lahan Sebagai Dasar Perencanaan Penggunaan Lahan di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Bumi Indonesia, 6(2), 1–11.

Wijaya, N. (2015). Deteksi Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Citra Landsat Dan Sistem Informasi Geografis: Studi Kasus Di Wilayah Metropolitan Bandung, Indonesia. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 2(2), 82–92.

Xu, H., Huang, S., & Zhang, T. (2013). Built-up land mapping capabilities of the ASTER and Landsat ETM+ sensors in coastal areas of southeastern China. Advances in Space Research, 52(8), 1437–1449.

Zamroh, M. R. A. (2014). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Untuk Permukiman di Kecamatan 528 Kaliwungu dengan Sistem Informasi Geografis. E-Journal IKIP Veteran, 2(1), 106–115.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/SNG.2018.3-0.1004

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Geomatika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Semnas Geomatika terindeks oleh:

 

Copyright of Badan Informasi Geospasial

Creative Commons License